MENCONTOH SIKAP RASA CUKUP DAN BESUKUR
KELUARGA ALI BIN ABI THALIB
Di suatu hari menjelang idul fitri, terlihat ali ditemani fathimah dan kedua anaknya sibuk membagikan berkarung-karung gandum dan kurma kepada orang miskin. setelah shalat id, kemudian ibnu rafi berkunjung ke rumah ali, tetapi ia tidak jadi masuk. ia tidak kuasa melihat keluarga ali tengah bergembira padahal gandum yang mereka makan begitu basi hingga baunya menyengat sampai dihirup ibnu rafi, yang berada di luar. tak kuasa menahan rasa sedih air matanya menetes. segera ibu rafi mrndatangi rasulullah SAW, agar melihat sendiri keluarganya. ibnu rafi tidak sanggup untuk mencetitakan secara langsung.
langkah penasaran rasulullah SAW, terhenti di depan rumah ketika menyium aroma tak sedap. beliau tak kuasa menahan air matanya menyaksikan dzurriyyahnya tetap bercanda penuh ceria padahal makananya basi. suara rasulullah SAW, melafalkan allahumma isyhad ya allah isyhad ( ya allah saksikanlah ) pada hari id, keluargaku makananya gandum basi. mereka lebih mencintai kaum fuqara dan masakin.
pada intinya ali dan keluarganya sudah bahagia meskipun hanya makan gandum basi. ali dan keluaganya lebih baik, membagikan gandum yang bagus kepada orang yang tidak mampu.
dari kisah ini dapat di ambil ibrah bahwa sifat ali sangat memikirkan ummat, dan bahagia serta merasa cukup ketika hanya makan gandum basi.
0 Komentar